DI ANTARA TANDA KEMULIAAN JIWA SESEORANG

Untuk mengubah Tampilan ke WEB , silahkan scrool kebawah sampai ketemu BERANDA PILIH VERSI WEB


 Al-Imam asy-Syafi'iy rahimahullah berkata, 

ﺟﻮﻫﺮ ﺍﻟﻤـــــــﺮﺀ ﻓﻲ ﺛﻼﺙ:

ﻛﺘﻤﺎﻥ ﺍﻟﻔـــــﻘـﺮ ﺣﺘﻰ ﻳﻈﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﻦ ﻋﻔﺘﻚ ﺃﻧﻚ ﻏﻨﻲ،

ﻭﻛﺘﻤﺎﻥ ﺍﻟﻐﻀـﺐ ﺣﺘﻰ ﻳﻈﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺃﻧﻚ ﺭﺍﺽ،

ﻭﻛﺘﻤﺎﻥ ﺍﻟﺸﺪﺓ ﺣﺘﻰ ﻳﻈﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺃﻧﻚ ﻣﺘﻨﻌﻢ.

"Kemuliaan jiwa seseorang ada pada tiga perkara:

• Menyembunyikan kefakiran hingga orang lain menyangka bahwa engkau berkecukupan.

• Menyembunyikan kemarahan hingga orang lain menyangka bahwa engkau ridha.

• Menyembunyikan penderitaan hingga orang lain menyangka kamu selalu mendapat kenikmatan". (Manaqib asy-Syafi'iy, jilid 2 hlm.188)

https://dakwahmanhajsalaf.com/2024/05/di-antara-tanda-kemuliaan-jiwa-seseorang.html



SESEORANG DIWAFATKAN & DIBANGKITKAN DI HARI KIAMAT SESUAI KEBIASAAN

Allah سبحانه و تعالى berfirman 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.[Ali ‘Imran Ayat 102]

yaitu tetaplah berpegang teguh pada Islam dalam keadaan sehat dan selamat kalian, sehingga kalian mati dalam keadaan Muslim, karena sesungguhnya Allah yang Maha Mulia telah mengatur kebiasaanNya dengan kemuliaanNya bahwa siapa saja yang hidup atas sesuatu, maka dia akan mati dalam keadaan tersebut, dan siapa saja yang mati dalam suatu keadaan, dia akan dibangkitkan dalam keadaan tersebut. Maka berlindunglah kepada Allah dari keadaan itu.[Tafsir Ibnu Katsir]

Silakan dibantu share.
Barakallahu fikum

🌏 Informasi :
▪registrasi tahfidz anak : bit.ly/formrumahtahfidzashshiddiq






MENUMPUK & MENGHITUNG-HITUNG HARTA SEOLAH-OLAH AKAN MENGEKALKANNYA

Allah سبحانه و تعالى berfirman 

ٱلَّذِى جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُۥ

Artinya: Yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung,[Al-Humazah Ayat 2]

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ

Artinya: Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya,[Al-Humazah Ayat 3]

yaitu, mengira bahwa dengan mengumpulkan harta, maka itu akan membuatnya kekal di dunia ini, (Sekali-kali tidak!) yaitu perkaranya tidak seperti yang dia kira dan duga. Kemudian Allah سبحانه و تعالى berfirman: (Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Hutamah) yaitu, sungguh orang yang menghimpun dan menghitung-hitung harta akan dicampakkan ke dalam Hutamah. Itu adalah salah satu nama neraka,
[Tafsir Ibnu Katsir]

Silakan dibantu share.
Barakallahu fikum

🌏 Informasi :
▪bit.ly/profilrumahtahfidz
▪registrasi tahfidz anak : bit.ly/formrumahtahfidzashshiddiq
▪bit.ly/PendaftaranWismaAshShiddiq






HALAQAH SILSILAH ILMIYYAH 

Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Beriman Kepada Hari Akhir

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-2 dari Silsilah yang ke 5 Beriman Kepada Hari Akhir adalah “Bekal Perjalanan Menuju Negeri Akhirat”

Perjalanan menuju negeri akhirat adalah perjalanan yang sangat panjang. Seorang hamba membutuhkan bekal yang cukup agar sampai ke dalam surga Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dengan selamat. Bekal tersebut adalah takwa kepada Allah ﷻ. Allah ﷻ berfirman :

وَتَزَوَّدُواْ فَإِنَّ خَيۡرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقۡوَىٰ‌ۚ

“Dan hendaklah kalian berbekal, maka seseungguhnya sebaik-baik bekal adalah ketakwaan.” (Al-Baqarah : 197)
Bertakwa kepada Allah adalah melaksanakan perintah Allah berdasarkan dalil yang shahih dengan niat mengharap pahala dari Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dan menjauhi kemaksiatan kepada Allah berdasarkan dalil yang shahih karena takut dengan azab Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى Orang yang berbahagia kelak adalah orang yang bersabar di dunia ini dan istiqomah untuk mengumpulkan bekal yang cukup bagi perjalanan yang sangat panjang tersebut.

Mereka-lah orang-orang yang tidak akan takut dengan apa yang akan mereka hadapi dan mereka tidak akan bersedih dengan apa yang sudah mereka tinggalkan. Allah ﷻ berfirman

إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُواْ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسۡتَقَـٰمُواْ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Rabb kami adalah Allah kemudian mereka beristiqomah, maka tidak ada ketakutan atas mereka, dan mereka tidak akan bersedih.” (Al-Ahqaf : 13)
Dan orang yang celaka di akhirat adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya ketika di dunia dan dia lalai dengan hari pembalasan. Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ يُحِبُّونَ ٱلۡعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَآءَهُمۡ يَوۡمً۬ا ثَقِيلاً۬

“Sesungguhnya mereka mencintai kehidupan dunia dan meninggalkan hari yang berat yang ada di belakang mereka”. (Al-Insan : 27)
Semoga Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang bertakwa.

Itulah halaqah yang kita sampaikan hari ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

https://materi-islam3.blogspot.com/2025/10/link-lengkap-halaqah-silsilah-ilmiyah.html 













Tidak ada komentar:

Posting Komentar