Halaqah 02 – Syarat Mutlak Masuk Surga
Silsilah: Belajar Tauhid
Audio: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A
Transkrip: ilmiyyah.com
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang ke-2 dari silsilah ilmiyyah belajar Tauhid adalah tentang Tauhid Syarat Mutlak Masuk Surga
Saudaraku, orang yang menginginkan kebahagiaan di Surga maka dia harus memiliki modal yang satu ini, yaitu Tauhid. Tidak akan masuk ke dalam Surga kecuali orang-orang yang bertauhid, orang yang bertauhid pasti akan masuk Surga meskipun mungkin sebelumnya dia diadzab terlebih dahulu di dalam Neraka karena dosa-dosa yang pernah dia lakukan di dunia. Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ شَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ الله وَرَسُولُهُ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ وَالْجَنَّة حَقٌّ وَالنَّار حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللهُ الجَنَّةَ عَلَى مَا كَانَ مِنَ الْعَمَلِ
“Barang siapa yang bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhaq disembah kecuali Allāh, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya, dan bahwasanya ʿĪsā adalah hamba Allāh dan Rasul-Nya, dan kalimat-Nya yang Dia tiupkan kepada Maryam dan ruh dari-Nya, dan dia bersaksi bahwa Surga benar adanya dan Neraka benar adanya, maka Allāh ﷻ akan memasukkan dia ke dalam Surga sesuai dengan apa yang telah diamalkan.”
(HR. Bukhāri dan Muslim)
Dalam hadits yang lain, Nabi ﷺ bersabda:
فَإِنَّ الله قَدْ حَرَّمَ عَلَى النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا الله يُبْتَغِي بِذَلِكَ وَجْهَ الله
“Maka sesungguhnya Allāh ﷻ telah mengharamkan Neraka bagi orang-orang yang mengatakan ‘Lā ilāha illā Allāh’ (tidak ada sesembahan yang berhaq disembah kecuali Allāh), yang dia mengharap dengan kalimat tersebut Wajah Allāh ﷻ.”
(HR. Bukhāri dan Muslim)
Oleh karena itu tidak heran jika prioritas dakwah para Rasul dan orang-orang yang mengikuti mereka adalah Tauhid. Ini menunjukkan kepada kita bahwasanya modal utama untuk mendapatkan Surga Allāh ﷻ adalah dengan bertauhid.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
Silsilah: Belajar Tauhid
Belajar Tauhid
Silsilah: Belajar Tauhid
Audio: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
Transkrip: ilmiyyah.com
- Halaqah 01 – Mengapa Kita Harus Mempelajari Tauhid
- Halaqah 02 – Syarat Mutlak Masuk Surga
- Halaqah 03 – Bahaya Kesyirikan
- Halaqah 04 – Syirik Membatalkan Amalan
- Halaqah 05 – Taubat dari Kesyirikan
- Halaqah 06 – Apa Itu Tauhid
- Halaqah 07 – Termasuk Syirik Memakai Jimat
- Halaqah 08 – Bertabarruk (Mencari Berkah)
- Halaqah 09 – Syirik Besar Menyembelih untuk Selain Allāh ﷻ
- Halaqah 10 – Syirik Besar Bernadzar untuk Selain Allāh ﷻ
- Halaqah 11 – Ar-Ruqiyyah (Jampi-Jampi)
- Halaqah 12 – Syirik Besar Berdo’a kepada Selain Allāh ﷻ
- Halaqah 13 – Syafa’at
- Halaqah 14 – Berlebihan terhadap Orang Shalih Pintu Kesyirikan
- Halaqah 15 – Sihir
- Halaqah 16 – Perdukunan
- Halaqah 17 – Ath-Tathayyur (Merasa Sial dengan Sesuatu)
- Halaqah 18 – Meramal Nasib dengan Bintang
- Halaqah 19 – Bersumpah dengan Selain Nama Allāh ﷻ
- Halaqah 20 – Riya
- Halaqah 21 – Cinta Kepada Allāh ﷻ
- Halaqah 22 – Takut kepada Allāh ﷻ
- Halaqah 23 – Ta’at Ulama Dalam Kebenaran
- Halaqah 24 – Menyandarkan Nikmat kepada Allāh ﷻ
- Halaqah 25 – Ridha dengan Hukum Allāh ﷻ


Tidak ada komentar:
Posting Komentar