BERSIAPLAH MENGHADAPI KEMATIAN

FAEDAH MALAM

๐Ÿ•˜ BERSIAPLAH MENGHADAPI KEMATIAN ❕❕ 

 Al-Imam al-Hasan al-Bashry rahimahullah berkata ketika menyaksikan sebuah jenazah:

"Semoga Allah merahmati orang yang beramal untuk menghadapi hari semacam ini.Sesungguhnya kalian pada hari ini mampu untuk melakukan hal-hal yang tidak mampu dilakukan oleh saudara-saudara kalian di alam kubur, maka manfaatkan dengan sebaik-baiknya kesehatan dan waktu luang, sebelum datangnya hari penuh ketakutan dan hisab."

๐Ÿ“š (Qashrul Amal, karya Ibnu Abid Dunya, hlm. 141)

ู‚ุงู„ ุงู„ุญุณู† ุงู„ุจุตุฑูŠ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุญูŠู† ูŠุดู‡ุฏ ุงู„ุฌู†ุงุฒุฉ  :

««ุฑَุญِู… ุงู„ู„ู‡ ุงู…ุฑุกุงً ุนู…ู„ ู„ู…ุซู„ ู‡ุฐุง ุงู„ูŠูˆู…؛ ุฅู†ูƒู… ุงู„ูŠูˆู… ุชู‚ุฏุฑูˆู† ุนู„ู‰ ู…ุง ู„ุง ูŠู‚ุฏุฑ ุนู„ูŠู‡ ุฅุฎูˆุงู†ูƒู… ู‡ุคู„ุงุก ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ู‚ุจูˆุฑ، ูุงุบุชู†ู…ูˆุง ุงู„ุตุญุฉ ูˆุงู„ูุฑุงุบ ู‚ุจู„ ูŠูˆู… ุงู„ูุฒุน ูˆุงู„ุญุณุงุจ»»

(ู‚ุตุฑ ุงู„ุฃู…ู„ ู„ุฃุจูŠ ุงู„ุฏู†ูŠุง : ูกูคูก)



  """"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""

REZEKI SESUATU YANG TELAH DITETAPKAN ⌚๐Ÿ”ฆ

๐ŸŽ™ Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah shalallahu 'alaihi was sallam bersabda :

"Seandainya anak Adam lari menghindari rezekinya sebagaimana dia lari menghindari kematiannya, niscaya rezekinya pasti akan menyusulnya sebagaimana kematian juga pasti akan menyusulnya".

๐Ÿ“š Shahihul Jami' no. 5240.


ุนู† ุฌุงุจุฑٍ ุจู†ِ ุนุจุฏِุงู„ู„ّู‡, ู‚َุงู„ ุฑَุณูˆู„ُ ุงู„ู„ّู‡ِ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… :

 ู„َูˆ ุฃู†َّ ุงุจู†َ ุขุฏู…َ ู‡َุฑَุจَ ู…ِู† ุฑِุฒู‚ِู‡ِ ูƒู…َุง ูŠَู‡ุฑُุจُ ู…ู†َ ุงู„ู…َูˆุชِ ู„ุฃَุฏْุฑَูƒَู‡ ุฑِุฒْู‚ُู‡ُ ูƒู…َุง ูŠُุฏุฑِูƒُู‡ُ ุงู„ู…َูˆุชُ.

๐Ÿ“š ุตุญูŠุญ ุงู„ุฌุงู…ุน (ุฑู‚ู… ูฅูขูคู )











Faidah Kajian bersama Ustadz Zaid Susanto Hafidzahullรฃhu Ta’ala

๐Ÿ“œ Dunia adalah Penjara

○ Dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu ia berkata, "Sungguh Aku pernah melihat 70 orang dari ahlussuffah, tidak ada satupun dari mereka yang pakaian kain selendang, mereka kadang hanya pake sarung atau mereka memiliki sebuah kain, kain itu diikatkan di tengkuk-tengkuk mereka, diantara kain tersebut ada yang panjangnya sampai setengah betis, ada yang kainnya menjulur sampai sampai mendekati mata kaki, belahan kain yang ada itu dipegang, karena mereka tidak suka jika terlihat auratnya."

✏ Suffah >> sebuah tempat yang dulu disediakan oleh Rasulullah didekat masjid lalu diberi naungan (atap), ahlussuffah ialah para sahabat yang zuhud mereka sangat sederhana, mereka kaum faqir & ghuroba (orang asing / pendatang) mereka bernaung disalah satu naungan di bagian belakang masjid Nabawi (tempat yang ada naungannya) yang biasa digunakan untuk bernaung untuk orang² miskin.

Disiplin beragama dalam kondisi seadanya, adapun di zaman kita sekarang hidupnya serba ada namun dalam berpakaian dengan seadanya bahkan tak sedikit dari mereka yang menyingkap auratnya.

Zuhud itu masalah hati, diantara definisi zuhud adalah ketika barang anda hilang atau ketemu itu sama saja, karena ketika kehilangan barang ia mengharapkan ridha dari Allah yang jauh lebih besar. 

๐Ÿ“ Diantara pelajaran dari hadits : 
๐Ÿ’Ž Hadits ini menunjukkan bolehnya memakai baju satu saja. Namun disana terdapat muru'ah dan melihat adab, dan tetap berusaha untuk menjaga adab dalam berpakaian 
๐Ÿ’Ž Semangat nya kaum mukminin para sahabat kala itu untuk menutup aurat
๐Ÿ’Ž Bolehnya seorang pria bermalam di masjid
๐Ÿ’Ž kezuhudan para penghuni suffah dan konsentrasi mereka datang mencari ilmu dan upaya mereka untuk mengikuti jihad fi sabilillah 

○ Dari Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu ia berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Dunia itu adalah penjaranya orang-orang yang beriman dan surganya orang-orang kafir"

๐Ÿ“Œ Artinya kehidupan orang yang beriman sekarang ini di dunia dibandingkan kenikmatan yang Allah sediakan kelak di surga itu tidak ada apa-apanys (fasilitasnya terbatas, kebebasannya pun terbatas). Apapun untuk orang-orang kuffar kesenangan kenikmatan di dunia mereka jauh lebih besar dibandingkan neraka yang akan mereka dapatkan. Allah berfirman dalam surat Muhammad ayat 12 :

{ ุฅِู†َّ ูฑู„ู„َّู‡َ ูŠُุฏุۡฎِู„ُ ูฑู„َّุฐِูŠู†َ ุกَุงู…َู†ُูˆุงْ ูˆَุนَู…ِู„ُูˆุงْ ูฑู„ุตَّٰู„ِุญَٰุชِ ุฌَู†َّٰุชٖ ุชَุฌุۡฑِูŠ ู…ِู† ุชَุญุۡชِู‡َุง ูฑู„ุۡฃَู†ูۡ‡َٰุฑُۖ ูˆَูฑู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุงْ ูŠَุชَู…َุชَّุนُูˆู†َ ูˆَูŠَุฃูۡƒُู„ُูˆู†َ ูƒَู…َุง ุชَุฃูۡƒُู„ُ ูฑู„ุۡฃَู†ุۡนَٰู…ُ ูˆَูฑู„ู†َّุงุฑُ ู…َุซูۡˆูٗ‰ ู„َّู‡ُู…ۡ }
"Sungguh, Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir menikmati kesenangan (dunia), dan mereka makan seperti hewan makan; dan (kelak) nerakalah tempat tinggal bagi mereka."

• Dunia itu penjara karena segala sesuatu dibatasi, seorang mukmin tidak bebas dalam hidup didunia, sementara orang-orang kafir bebas sebebasnya didunia. Dikatakan oleh imam Ibnul Qayyim Rahimahullah, "orang yang berusaha mencari keridhaan Allah dan mencari kehidupan akhirat, perjalanannya tidak bisa lurus, tidak akan bisa istiqomah dan usaha pencarian dia terhadap ridha Allah tidak akan bisa lurus kecuali dengan 2 penjara ; memenjarakan hatinya (fokus hanya kepada Allah) & hati itu ditahan jangan sampai nengok ke selain Allah. Setiap orang yang keluar dari kehidupan dunia ada 2 kemungkinan ; orang itu akan bebas sebebasnya dari penjara dunia (masuk surga) & orang itu bakal masuk penjara (masuk neraka). Orang yang mencari ridha Allah dan kehidupan akhirat, usaha dia tidak akan bisa berhasil kecuali dengan 2 jenis penjara ; mengunci dan memenjara hatinya sehingga fokus hanya kepada Allah saja. 

Hati itu harus ada 2 penjara:
1. Hati itu dipenjara untuk fokus kepada Allah
2. Hati itu dipenjara agar tidak melihat kepada selain Allah 

Lisan itu harus ada 2 penjara:
1. Memenjarakan lisan agar fokus dzikir kepada Allah dan segara perkara yang bisa menambah keimanannya dan menambah kenalnya dia dengan Allah 
2. Memenjarakan lisan agar tidak berbicara yang tidak bermanfaat 

Anggota badan itu harus ada 2 penjara:
1. Mengunci dan memenjara anggota badan untuk fokus mengerjakan kewajiban-kewajiban (ketaatan kepada Allah Ta’ala)
2. Menahan segala anggota badan untuk tidak melakukan kemaksiatan dan mengikuti nafsu."

๐Ÿ”’ <><><> ๐Ÿ”“ <><><> ๐Ÿ”’ <><><> ๐Ÿ”“
๐Ÿ—“ Ahad Malam, 23 November 2025
✍ Nailul Authar 
๐Ÿ•Œ Masjid Abdurrahman bin Auf










Tidak ada komentar:

Posting Komentar